Baru Belajar Nulis Blog, Saya Coba Bahas WA Oxygen Walaupun Masih Banyak Bingungnya
Kenapa sekarang malah bikin blog? Ya karena saya lihat banyak orang sekarang mencari informasi lewat internet. Katanya kalau mau berkembang jangan cuma jualan saja, harus belajar hal baru juga. Jadi saya coba belajar nulis. Kalau ada yang baca tulisan ini mohon maklum ya, saya bukan penulis, bukan orang kantor, apalagi ahli teknologi.
Saya mau mencoba cerita tentang WA Oxygen. Sebenarnya saya juga baru tahu nama ini beberapa waktu lalu. Awalnya cuma lihat ada pembahasan tentang alat oksigen di internet. Karena saya orangnya suka penasaran, akhirnya saya coba cari tahu sedikit demi sedikit.
Dari yang saya pahami, WhatsApp Oxygen adalah alat yang berkaitan dengan oksigen. Oksigen ini kan sangat penting sekali untuk kehidupan manusia. Kita kadang lupa karena setiap hari bernapas biasa saja. Tapi bagi sebagian orang, kebutuhan oksigen bisa menjadi hal yang sangat penting.
Kalau zaman dulu saya lihat oksigen biasanya identik dengan rumah sakit. Ada tabung besar, ada selang, dan kelihatannya cukup merepotkan kalau harus dibawa ke mana mana. Sekarang teknologi semakin maju, banyak alat dibuat lebih mudah digunakan dan lebih mengikuti kebutuhan manusia.
Saya melihat hal seperti WA Oxygen ini menarik karena dunia kesehatan juga terus berubah. Sama seperti dunia makanan. Dulu orang beli donat ya datang langsung ke toko. Sekarang orang pesan lewat HP, lewat aplikasi, bahkan bisa diantar sampai rumah. Semua berubah karena teknologi.
Tapi saya juga tidak mau bilang macam macam karena saya bukan orang yang mengerti soal kesehatan secara dalam. Saya cuma mencoba membaca dan memahami. Menurut saya, alat yang berhubungan dengan kesehatan harus dipelajari dulu sebelum digunakan. Jangan hanya karena melihat iklan atau orang lain pakai lalu ikut begitu saja.
Kadang manusia memang begitu, termasuk saya sendiri. Lihat sesuatu yang baru langsung ingin coba. Waktu ada resep donat baru misalnya, saya juga sering penasaran. Tapi setelah dicoba ternyata tidak semua resep cocok. Ada yang kurang gula, ada yang terlalu keras, ada yang tidak mengembang. Semua harus dipelajari dulu.
Begitu juga dengan alat seperti WA Oxygen. Kita harus tahu fungsi sebenarnya, cara pemakaian, dan apakah memang sesuai dengan kebutuhan. Jangan sampai membeli sesuatu tapi tidak memahami kegunaannya.
Menulis artikel ini membuat saya sadar ternyata jadi blogger itu tidak gampang. Saya kira tinggal menulis saja. Ternyata harus memikirkan kata pembuka, isi, penutup, supaya orang yang membaca tidak bingung. Kadang pikiran saya sudah mau menulis A, tapi tangan malah menulis B.
Maklum, saya lebih biasa menghitung berapa kilo tepung habis sehari daripada menghitung berapa jumlah kata dalam artikel.
Tapi saya senang bisa mencoba. Mungkin tulisan ini belum bagus, masih banyak kekurangan sana sini. Ibarat donat pertama kali dibuat, bentuknya belum tentu cantik, tapi kalau terus latihan pasti bisa lebih baik.
Untuk WA Oxygen sendiri, menurut saya ini salah satu contoh bagaimana teknologi mencoba membantu kebutuhan manusia. Hal seperti ini menarik untuk terus dipelajari, terutama karena berhubungan dengan sesuatu yang penting seperti oksigen.
Sekian dulu tulisan dari saya. Kalau ada kesalahan dalam tulisan ini mohon dimaklumi. Saya masih belajar menulis sambil tetap jualan donat setiap hari.
Semoga nanti bisa bikin tulisan yang lebih bagus lagi. Sekarang saya mau kembali menggoreng donat, karena kalau kelamaan nanti donatnya gosong.
Terima kasih sudah membaca tulisan sederhana dari saya.
